POTENSI SELULASE DALAM MENDEGRADASI LIGNOSELULOSA LIMBAH PERTANIAN UNTUK PUPUK ORGANIK

Trisanti Anindyawati(1*)
(1) Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI
(*) Corresponding Author

Abstract

It is quite evident that agriculture product waste is abundant. Further process of it will produce a value-added product such as organic fertilizer. Lignocellulose waste contain important compounds, i.e cellulose, hemicellulose and lignin (include rice straw, wood, bagasse). In the degradation process maximum results will be attained through a necessary pretreatment - mechanical, physico-chemical, chemical and biological. Lignocellulolitic microbes consisting of molds, bacteria and actinomycetes were able to degrade lignocellulosic materials to produce organic fertilizers, whereas anaerobic bacteria can produce multi-enzyme complex / cellulosome.

Key words : cellulase, agricultural wastes, lignocellulose, organic fertilizer

 

INTISARI

Limbah pertanian yang berlimpah merupakan suatu bahan yang mempunyai nilai tambah bila diproses lebih lanjut, salah satunya adalah untuk pupuk organik. Limbah lignoselulosa seperti jerami padi, kayu, bagas terdiri dari selulosa, hemiselulosa dan lignin. Untuk memperoleh hasil yang maksimal pada proses degradasi, diperlukan perlakuan awal yang bisa dilakukan secara mekanik, fisika-kimia, kimia dan biologi. Mikroba lignoselulolitik yang terdiri dari kapang, bakteri dan aktinomisetes dapat mendegradasi bahan lignoselulosa untuk menghasilkan pupuk organik, termasuk bakteri anaerob yang dapat menghasilkan multi enzim kompleks/selulosom.

Kata kunci : selulase, limbah pertanian, lignoselulosa, pupuk organik

Full Text:

PDF

Article Metrics


Abstract view : 3118 times
PDF view : 5955 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2010 JURNAL SELULOSA
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.